Selasa, 02 September 2014

Pengertian, Jenis, dan Contoh Noun dalam Bahasa Inggris

Noun digunakan untuk menamai benda mati dan benda hidup bahkan benda abstrak. Beberapa contoh noun antara lain adalah tempat, binatang, tumbuhan, dan hal abstrak atau tidak tampak seperti kegembiraan, kesedihan, kejeniusan, malaikat, Tuhan, dan masih banyak lagi.
Pada kalimat di bawah ini, yang saya cetak tebal merupakan noun.
  1. Last year, my father and I bought and roasted some chickens here. (Tahun lalu, ayah dan saya membeli dan memanggang beberapa ayam disini.)
  2. I am a police and you have to obey the rule that has already made by thegovernment or I will put you in jail. (Saya adalah seorang polisi dan kamu harus mengikuti aturan yang telah dibuat oleh pemerintah atau saya akan memenjarakanmu.)
  3. According to this book, there is no definition which explains how those plants died. (Sesuai dengan buku ini, tidak ada definisi yang menjelaskan bagaimana tanaman tersebut mati.)
  4. Stars are the most beautiful things that you can see in the night. (Bintang-bintang merupakan benda yang paling indah yang bisa kamu lihat di malam hari.)
Di kalimat tersebut, noun bisa berfungsi sebagai subjek, objek, dan pelengkap. Setelah kita mengetahui contoh-contoh noun dalam bahasa Inggris, terdapat pula jenis-jenis noun yang harus diketahui. Silakan lihat penjelasan berikut ini.

Jenis-Jenis Noun

Noun juga mempunyai tipe atau jenis. Berikut akan diberikan penjelasan mengenai jenis-jenis noun yang mencakup proper noun, common noun, concrete noun, abstract noun, countable noun, non-countable noun, dan collective noun.

1. Proper Nouns

Proper noun merupakan noun spesifik yang ditulis dengan huruf awal capital. Noun ini merepresentasikan hal-hal spesifik misalnya nama orang, nama tempat, nama bulan, organisasi, nama hari, agama, dan institusi.
  1. I love Monday.
  2. Adryan is my name.
  3. I live on the Earth.

2. Common Nouns

Common noun merupakan kata benda yang umum contohnya rumah, sawah, bangunan, komputer, dan meja. Common noun merupakan kebalikan dari proper noun dimana proper noun merupakan kata benda yang spesifik sedangkan common noun adalah kata benda umum.
  1. My town is not far from here.
  2. Do you know where his house is?
  3. I like your garden.

3. Concrete Nouns

Concrete noun merupakan kata benda yang dapat diterima dengan panca indera Anda.  Anda bisa lihat, rasakan, dengar, dan cium. Contohnya seperti gelas, dompet, telepon genggam, kipas angin, lilin, dan tas.
  1. I cannot find my bag.
  2. Do you see my mobile phone?
  3. She needs your notes.

4. Abstract Nouns

Ini adalah lawan dari concrete noun. Abstract noun merupakan kata benda yang tidak bisa Anda rasakan dengan kelima panca indera. Contohnya antara lain, kejujuran, kelemahan, kekuatan, kemunafikan, kekanak-kanakan, dan kepandaian.
  1. Honesty is the best thing that I have.
  2. I need to establish justice in this country.
  3. Your pray must be granted.

5. Countable Nouns

Pengertian sederhananya adalah kata benda yang dapat dihitung. Contoh, kursi, meja, tas, ikat pinggang, pisau, dan kunci.
  1. May I borrow your book?
  2. Why did you take my pencil?
  3. My father bought a goat.

6. Non-Countable Nouns

Merupakan kelaikan dari countable noun karena kata benda ini tidaklah dapat dihitung. Contohnya antara lain adalah, gula, rambut, udara, kopi, oli, emas, dan air.
  1. Can you take me a glass of water?
  2. Put the oil on the table.
  3. I like your hair.

8 Strategi paling cepat Untuk Meningkatkan Penguasaan Bahasa Inggris

Mempunyai peningkatan kemampuan secara pesat tentu saja merupakan keinginan banyak pembelajar bahasa Inggris. Kendati demikian, sebagian besar dari kita masih menggunakan cara-cara konvensional serta enggan membaca tips-tips keren dari berbagai sumber untuk memperdalam serta memperluas teknik.
Ingin tahu apa saja strategi tersebut? Ini dia 8 strategi dahsyatnya.

1. Speak More

Mengumpulkan keberanian serta kepercayaan diri untuk berbicara bahasa Inggris, apalagi di depan orang banyak, memang bukan sesuatu yang mudah. Oleh karena itu, tidak perlu Anda kumpulkan keberanian tersebut alias langsung saja berbicara!
Gunakan spontanitas Anda dan tidak perlu menunggu lama lagi. Cobalah untuk berbicara selama dua menit di kelas pertama Anda. Kemudian tingkatkan menjadi lima menit di kelas berikutnya, dan lakukan lebih lama lagi, misalnya 10 menit di kelas-kelas selanjutnya.
Semakin Anda membiasakan diri untuk berbicara bahasa Inggris, maka semakin Anda bisa! Jangan terlalu banyak berpikir, semakin berpikir, semakin Anda takut. Coba secara spontan.

2. Stop Mentranslate Setiap Kata

Mulailah menangkap ide dari setiap kalimat yang Anda dengar. Jika berfokus pada mengartikan kata satu demi satu, maka Anda akan kehabisan waktu.
Oke, bagaimana Anda mampu menangkap ide? Biasakan diri untuk mendengar seorang native speaker berbicara bahasa Inggris dan perbanyak pembendaharaan kosakata Anda.
Melalui pembiasaan dan pengenalan kosakata yang lebih masif, maka sangat dimungkinkan Anda berada di taraf komunikasi yang baik. Tidak sekedar mengartikan kata, namun sudah menangkap ide.

3. Train Your Ears

Seperti yang sudah saya tulis di poin ketiga, biasakan telinga Anda. Dengarkan lagu, film, dan percakapan bahasa Inggris sebanyak dan seefektif mungkin. Efektif disini maksudnya adalah apa yang Anda dengar itu tidak hanya sekedar lewat di telinga, namun idenya telah Anda dapatkan.

4. Don’t Be Afraid to Make Mistakes

Kita mungkin sering berada di situasi berikut:
  • Berpikir bahwa di sebuah kelas atau klub bahasa Inggris, orang lain akan mentertawakan atau paling tidak mencibir kemampuan speaking kita yang abal-abal.
  • Kita mempunyai kemampuan grammar yang baik namun masih berjuang sangat-sangat keras untuk berani bercakap-cakap menggunakan bahasa Inggris.
  • Takut dan tidak percaya diri apabila harus berkomunikasi dengan orang yang kemampuannya lebih baik dari kita.
Hentikan ketakutan itu. Buat diri Anda lebih rileks dan berhenti menebak-nebak mengenai apa yang akan terjadi. Fokus ke action.
Percayalah, setiap orang membuat kesalahan. Tidak ada pembelajar yang sempurna. Kalau Anda tetap takut, Anda memang terhindar dari kesalahan. Tetapi itu berarti Anda mati. Anda tidak mendapatkan apa-apa dan jangan bermimpi menjadi penutur bahasa yang lihai!

5. Keep Trying

Bagaimana seorang Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi mampu menemukan kemampuan “magis” dalam mengolah bola? Jawabannya practice a lot. Mereka melatih diri selama bertahun-tahun secara konsisten. Keduanya terus mencoba. Ketika mereka jatuh, mereka bangkit kembali dengan segera.
Bayangkan apabila pesepakbola tersebut mudah menyerah. Tentu saja hari ini, gelar seorang maestro sepak bola sudah jatuh ke tangan orang lain. Kemudian, apa yang terjadi jika mereka berhenti latihan? Pastinya baik Ronaldo maupun Messi akan kehilangan kebugarannya, ketajamannya membobol gawang lawan, dan mereka disebut sebagai pesepakbola tumpul!
Begitu juga dengan kita, siswa bahasa Inggris. Untuk menjadi seorang expert, diperlukan kerja keras dan latihan. Kalau sudah berada di kemampuan yang cukup tinggi, jangan pernah berhenti. Buat diri Anda semakin haus dan tetap belatih serta mencari ilmu-ilmu selanjutnya.

6. Gunakan Catatan Kecil Anda

Tulis hal-hal yang Anda dapatkan dan Anda pikir itu penting. Mungkin Anda punya smartphone, tablet, atau phablet, tetapi ketiganya menurut saya masih kurang kuat pengaruhnya. Cobalah membiasakan diri Anda banyak menulis dengan benar-benar mengandalkan pulpen serta buku kecil dan lihat dampaknya!

7. Set Your Goals

Untuk apa Anda belajar bahasa Inggris? Mau lancar berbicara? Dituntut oleh atasan bahwa Anda harus bisa berbahasa Inggris? Ingin keliling Eropa? Ingin bergabung ke Universitas di luar negeri?
Anda belajar bahasa Inggris tentunya punya goals atau target. Ingat terus goals itu.Jadikan sebagai motivasi di kala sedih dan pengingat untuk terus lebih baik lagi di kala gembira. Dengan adanya goals, program pembelajaran kita menjadi lebih terarah dan tidak hanya belajar secara membabi buta.
Set your goals!

8. Try something new

Sudah bertahun-tahun belajar bahasa Inggris dengan sistem yang sama, dengan ruang lingkup yang itu-itu saja, dan bahkan dengan guru yang sama? Anda perlu ini:
  • Ambil kelas bahasa Inggris online
  • Menonton channel-channel pembelajaran bahasa Inggris di Youtube
  • Mencoba mengambil kelas dari guru yang berbeda
  • Ikut program pertukaran pelajar ke luar negeri
  • Cari teman-teman baru yang bisa diajak bercakap-cakap baik itu dari dunia online maupun offline.